Forum Wartawan Kota Malang Gandeng Alfamart Gelar Pelatihan UMKM

MALANGUPDATE-Ketua Tim Penggerak PKK Kota Malang, Hj Dewi Farida Suryani mengapresiasi kepedulian Forum Wartawan Kota Malang dan PT Sumber Afaria Trijaya (SAT), pengelola jaringan minimarket Alfamart, yang menggelar pelatihan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Ruang Sidang Balaikota Malang, Rabu (12/4/2017).

Buka Pelatihan-Hj Umi Farida menerima cenderamata dari Regional Corcom Manager PT SAT, M Faruq Asrori, usai membuka pelatihan UMKM.
Buka Pelatihan-Hj Umi Farida menerima cenderamata dari Regional Corcom Manager PT SAT, M Faruq Asrori, usai membuka pelatihan UMKM.

“Dari data yang ada, perkembangan UMKM di Kota Malang memang sangat besar. Saya mengapresiasi kegiatan ini karena bagus untuk pelaku UMKM. Harapannya bisa meningkatkan pendapatan mereka,” kata Umi Farida, sapaan akrabnya, saat membuka kegiatan yang diikuti sedikitnya 100 pelaku UMKM ini.
Umi Farida berharap nantinya pelaku UMKM bisa mendapatkan ilmu tentang tata cara pengelolaan usaha yang baik sesuai dengan standar Alfamart, agar produk tersebut bisa dijual di jaringan Alfamart.
Didampingi Kepala Dinas Perindustrian Kota Malang M Subhan, Umi Farida menyempatkan berbincang dan mengamati sejumlah produk yang dibawa para peserta pelatihan.

Tinjau Produk-Hj Umi Farida bersama peserta pelatihan dan produk UMKMnya.
Tinjau Produk-Hj Umi Farida bersama peserta pelatihan dan produk UMKMnya.
umkm3
Paparan-Tim dari Alfamart saat paparan materi di hadapan peserta pelatihan.

Sementara itu, Regional Corcom Manager PT SAT, M Faruq Asrori menjelaskan, bahwa secara garis besar, pelatihan ritel modern
mengajarkan soal manajemen keuangan , cara mendisplay barang, dan pelayanan konsumen.
“Ketiga hal tersebut yang secara umum, menjadi kelemahan para pelaku UMKM dan pedagang kecil,” ungkapnya.
Bagi pelaku UMKM yang ingin memasukkan produknya ke Alfamart, dalam pelatihan tersebut juga dijelaskan soal persyaratan dan mekanismenya. Secara garis besarnya, pelaku UMKM harus memiliki legalitas usaha, standar produknya harus sesuai dengan segmentasi pasar modern, dan tempat produksi memiliki standart kebersihan yang ditetapkan dinas terkait.
“Ketentuan dari dinas terkait biasanya soal BPOM, dinkes, ijin produksi industri rumah tangga, sertifikasi halal dan SNI,” bebernya.
Ia pun menegaskan bahwa selepas pelatihan ini, pihaknya akan terus berupaya melakukan pembinaan secara berkesinambungan melalui tim MRO (member relationship officer).
Lebih lanjut, Faruq mengatakan jika visi Alfamart adalah menjadi jaringan ritel terkemuka yang dimiliki masyarakat luas, berorientasi pada pemberdayaan pengusaha kecil, pemenuhan kebutuhan dan harapan konsumen ,serta bersaing secara global. “Sehingga kegiatan pelatihan yang digelar Forum Wartawan Kota Malang ini sesuai dengan visi Alfamart,” pungkasnya.
M Taufik, Ketua Panitia Pelatihan uMKM mengatakan, Forum Wartawan Kota Malang ingin memberi sumbangsih yang positif bagi Bumi
Arema yang sedang berbahagia memperingati ulang tahunnya yang ke 103.
“Berdasarkan hasil diskusi, kami ingin terlibat memberikan suntikan semangat bagi pelaku UMKM agar tidak minder bersaing, khususnya menghadapi pemberlakukan pasar bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). Jika ekonomi masyarakat kecil kuat, maka perekonomian secara umum juga akan kuat,” paparnya.

Moderator- Kegiatan pelatihan dipandu M Arieful Huda dari Forum Wartawan Kota Malang.
Moderator- Kegiatan pelatihan dipandu M Arieful Huda dari Forum Wartawan Kota Malang.

Dengan menggandeng PT SAT yang berpengalaman di bidang ritel, Taufik berharap pelaku UMKM mendapatkan ilmu berharga soal persaingan ritel modern. (putra)

Foto-foto: malangupdate/putra

You May Also Like

Leave a Reply