Awali Ramadan, Abah Anton Hadiri Pemberian Santunan Bersama Aksara Tumapel

Malangupdate- Lembaga Aksara Tumapel kembali menggelar acara Bhakti Ramadan kepada sedikitnya 300 anak yatim piatu di Kota Malang yang diselenggarakan di Perpustakaan Umum dan Arsip Kota Malang, Minggu (28/5/2017).
Agenda rutin setiap awal Ramadan untuk menyantuni anak yatim piatu dan para dhuafa ini merupakan yang ke-12 digelar Aksara Tumapel, organisasi nirlaba yang telah berdiri sejak tahun 2005 ini.

Ayat Suci-Acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Quran.
Ayat Suci-Acara diawali dengan pembacaan ayat-ayat suci Al Quran.

Namun dibanding tahun-tahun sebelumnya, acara tahun ini tampak sedikit berbeda. Salah satu yang istimewa adalah hadirnya Walikota Malang H Moch Anton.
Pria yang kerap disapa Abah Anton ini mengapresiasi kegiatan mengisi bulan suci Ramadan yang dilakukan Aksara Tumapel dengan cara berbagi kepada anak yatim piatu di Kota Malang ini.
“Saya harap kegiatan ini dapat memotivasi masyarakat di Kota Malang untuk ikut berbagi,” ujarnya usai memberikan bantuan secara simbolis kepada anak yatim piatu pada momen tersebut.

 

Santunan-Abah Anton memberi santunan secara simbolis.
Santunan-Abah Anton memberi santunan secara simbolis.

Abah Anton juga memberi motivasi kepada anak-anak agar bisa sukses, dengan belajar dan bekerja keras. Karena siapapun berhak untuk meraih angan dan cita-citanya.
“Ada yang mau jadi Walikota atau Presiden?,” tanyanya, yang kontan dijawab anak-anak, “Mau!!,” secara serentak.
Abah Anton berharap agar kegiatan sosial ini terus dilakukan tidak hanya di bulan suci Ramadan saja, namun juga di bulan-bulan biasa.
Selain Abah Anton, acara ini juga menghadirkan Komunitas Gendong atau Gerakan Mendongeng untuk menghibur anak-anak tersebut.

Menghibur-Komunitas Gendong saat menghibur anak-anak.
Menghibur-Komunitas Gendong saat menghibur anak-anak.

Mereka menyuguhkan berbagai permainan, mulai tebak-tebakan, sulap, hingga drama singkat tentang hafalan surat-surat pendek dalam Al Quran. Dan acara yang digelar mulai pukul 16.00 WIB ini pun diakhiri dengan berbuka bersama.
Ketua Pelaksana acara, M Taufik mengatakan, kegiatan rutin ini bertujuan berbagi dengan sesama, khususnya anak yatim piatu.

Berbuka Bersama- Suasana berbuka bersama.
Berbuka Bersama- Suasana berbuka bersama.

“Kali ini anak-anak yang dipilih adalah mereka yang bukan dari panti asuhan,” terangnya. Selain itu, imbuh dia, ada perubahan format, yakni tausiyah diganti hiburan mendongeng agar penyampaian materi lebih segar dan dapat lebih mudah diterima anak-anak.
“Aksara Tumapel juga tetap memberi santunan kepada anak-anak yatim lainnya di luar kegiatan ini, ” tutup jurnalis Harian Bhirawa ini. (putra).

Foto-foto: Malangupdate/putra

You May Also Like

Leave a Reply