Air Crew Akan Dibekali Survival Dasar di Waduk Selorejo

MALANGUPDATE -Sebuah pesawat alami keadaan darurat, sehingga awak pesawat memutuskan pendaratan darurat di daerah musuh, (ditching) berhasil dilakukan didaerah tidak dikenal di waduk Selorejo, Kabupaten Malang..

Selanjutnya survivor harus bermalam diair dan esok harinya mencari pertolongan sambil survive dan mencari pertolongan.

Itulah sekilas skenario latihan yang akan dijalankan oleh 60 air crew dari lanud Abd Saleh.

dsc_0681

Peserta latihan yang terdiri dari penerbang penerbang muda dari Skadron udara 32, Skadron udara 21 dan Skadron Udara 4 tersebut akan dibekali kemampuan SERE (Survival, Evasion, Resistance and Escape). “Kemampuan ini sangat penting dimiliki oleh seorang penerbang apalagi tentunya sebagai seorang militer, yang siap dihadapkan di daerah pertempuran,” jelas pimpinan acara Mayor Pnb Arif.

Ia menambahkan, kegiatan dengan nama sandi Bima Sakti 38 tahun 2018 ini rencananya akan melibatkan 100 orang personel dari berbagai satuan dan melibatkan alutsista Pesawat Supertucano, Cassa dan Hercules. Lokasi yang dipilih antara lain Plumbang, Bales, Sambirejo, Klangon, Tepus dan Waduk Selorejo. Kegiatan akan berlangsung mulai tanggal 29 januari sampai 2 Februari 2018.

dsc_0315

“Materi yang akan diberikan meliputi  IMPK (Ilmu Medan Peta dan Kompas), Praktek pembuatan bivak dan jerat, Kompas siang, pengenalan Survival air Kompas malam, Jalan peta, Potong ular, penyeberangan basah dan para para,” tandasnya. (*)

Foto-foto : ist

You May Also Like

Leave a Reply