Carlito, Raksasa Pemakan Semut Koleksi Baru Batu Secret Zoo

MALANGUPDATE-Batu Secret Zoo- Jatim Park 2 menambah satu lagi koleksi satwanya. Adalah Giant Anteater, atau raksasa pemakan semut yang menjadi penghuni baru kebun binatang dengan konsep moderen di Kota Wisata Batu ini.
Disebut raksasa karena hewan mirip trenggiling ini berbobot 40 kilogram ini mempunyai panjang tubuh sekitar 1,8 meter dari ujung moncong hingga ujung ekornya.
Satwa asli Amerika Selatan dan Amerika Tengah ini termasuk kategori langka dan dilindungi karena nyaris punah. Uniknya lagi, koleksi satwa bernama latin Myrmecophaga tridactyla ini hanya terdapat di tiga kebun binatang di kawasan Asia Tenggara. Selain di Secret Zoo Batu, juga ada di Singapura dan Thailand.
“Raksasa pemakan semut ini didatangkan dari Singapore Zoo, sebagai sesama kebun binatang yang berstatus Badan Konservasi Satwa,” terang dokter hewan Secret Zoo Prista Dwi Restanti, Minggu (2/4).
Dokter Prista menuturkan, satwa berjenis kelamin jantan yang diberi nama Carlito ini tiba pada bulan Desember 2016 lalu. “Di tempat sebelumnya, satwa ini selalu dikarantina dan jarang bertemu dengan manusia, kecuali dengan keepernya, sehingga masa habituasi atau penyesuaian memakan waktu sekitar tiga bulan, lebih lama dari umumnya yang hanya rata-rata sebulan,” imbuhnya.

Langka-Carlito, raksasa pemakan semut koleksi baru Batu Secret Zoo.
Langka-Carlito, raksasa pemakan semut koleksi baru Batu Secret Zoo.

Prista mengaku, penanganannya pun perlu sedikit ekstra hati-hati, khususnya pada pemberian pakan berupa pelet dicampur telur rebus yang bahannya masih harus diimpor.
Pakan tersebut diberikan secara khusus pada siang dan sore hari. Sementara pakan tambahan berupa kroto, sejenis makanan burung yang mengandung semut dan serangga, disebarkan di area kandang agar Carlito yang usianya telah menginjak 5 tahun ini tetap beraktivitas seperti di habitat aslinya.

Desain Khusus-Seorang keeper memberi pakan lewat tempat yang sudah didesain secara khusus.
Desain Khusus-Seorang keeper memberi pakan lewat tempat yang sudah didesain secara khusus.

Makanan utamanya memang serangga seperti semut dan rayap yang ada di tanah, rumput, pohon, kayu maupun bebatuan. Satwa berbulu lebat ini mampu menghabiskan 30.000 serangga dalam sehari dengan menggunakan hidung dan lidahnya yang panjang, Sementara untuk menggali tanah maupun mengoyak kayu, ia dilengkapi dengan kaki dan tangan berkuku panjang.
Pengunjung pun harus tetap berhati-hati dengan satwa yang baru diperkenalkan pada awal bulan April ini. Pada dasarnya satwa ini
termasuk penyendiri, namun sebagaimana naluri liarnya, jika merasa terancam atau stres, tentu saja menjadi berbahaya karena
dapat menyerang.

Lahap-Carlito makan dengan lahap lewat moncong dan lidahnya yang panjang.
Lahap-Carlito makan dengan lahap lewat moncong dan lidahnya yang panjang.

Prista menuturkan bahwa sejak 10 tahun terakhir, populasinya menurun 30 persen di habitat aslinya. Ia berharap ke depan ada penambahan satwa ini ke Secret Zoo, khususnya dengan jenis kelamin lain agar bisa dikembangbiakkan. “Harapan lainnya tentu saja akan semakin banyak satwa lain yang dapat dikembangbiakkan karena misi dari kebun binatang adalah menambah populasi,” tutupnya. (putra)

Foto-foto: malangupdate/putra

You May Also Like

Leave a Reply