Museum Musik Indonesia Helat Gebyar Bintang Sweet Memories

MALANGUPDATE-Janganlah meremehkan musik Indonesia, khususnya lagu-lagu lama. Hal ini diungkapkan penyanyi legendaris Grace Simon saat jumpa pers MMI Gebyar Bintang Sweet Memories yang digelar Museum Musik Indonesia (MMI) di Wilbo Resto Malang, Rabu (23/8/2017).
“Banyak musik Indonesia yang berjasa dalam sejarah perjuangan, seperti Sepasang Mata Bola karya Ismail Marzuki, maupun lagu-lagu lawas yang telah mengharumkan nama Indonesia di dunia internasional,” ujar pelantun lagu Bing karya Titik Puspa ini.

Paparan-Grace Simon saat paparan tentang Gebyar Bintang Sweet Memories
Paparan-Grace Simon saat paparan tentang Gebyar Bintang Sweet Memories.

Bahkan lagu-lagu lawas ini kerap kembali menjadi hits setelah didaur ulang oleh para penyanyi masa kini. Namun ia menepis Namun ia menepis anggapan bahwa kreativitas penyanyi sekarang menjadi kurang hanya karena mereka menyanyikan kembali lagu-lagu lama tersebut.
“Once bisa membawakan Simfoni Yang Indah dengan baik, karena sebelumnya ia sudah punya lagu sendiri yang bagus pula,” tambahnya.
Grace Simon mengapresiasi apa yang dilakukan Once maupun penyanyi lain yang mendaur ulang lagu-lagu lama sebagai salah satu upaya melestarikan musik Indonesia. “Sama seperti yang telah diupayakan MMI ini yang peduli dengan pelesatrian musik Nasional,” tegasnya.
Ia pun menyambut baik dan ikut menggagas acara Gebyar Bintang Sweet Memories yang dihelat pada Jumat, 25 Agustus 2017 malam di gedung MMI yang berlokasi di jalan Nusakambangan Kota Malang ini sebagai sarana silaturahmi para penyanyi legendaris sekaligus ajang unjuk bakat para penyanyi non profesional.

Bibit Baru-Grace Simon, Sylvia Saartje dan penyanyi baru Neni Jhen siap tampil Gebyar Bintang Sweet Memories.
Bibit Baru-Grace Simon, Sylvia Saartje dan penyanyi baru Neni Jhen (paling kanan), siap tampil memeriahkan Gebyar Bintang Sweet Memories.

Humas MMI Ciciel Sri Redjeki mengatakan,  Gebyar Bintang Sweet Memories ini akan menampilkan sejumlah penyanyi legendaris seperti Grace Simon, Bob Tutopoly, Sylvia Saartje serta Dian Piesesha. “Sebagai bukti kecintaannya pada kegiatan ini, mereka rela tampil tanpa dibayar, bahkan ikut mengupayakan piala bagi para peserta,” imbuh Ciciel.
Ia menerangkan bahwa ajang ini diikuti 63 peserta yang telah mengikuti seleksi selama 2 hari. “Acara juga dimeriahkan dengan stand up comedy dari Malang Lucu, Keroncong Anak Marlubu, serta penampilan penyanyi potensial dari Malang Neni Jhen yang baru saja merilis single ‘Jangan Susah’,” pungkasnya. (putra)

foto-foto : malangupdate/putra

You May Also Like

Leave a Reply