Wow.. Sepeda Uap kembali beroperasi di Kota Batu.

Kota Batu – MalangUpdate.com – Sebagai museum yang memamerkan pelbagai jenis angkutan terbesar se asea tenggara,Museum angkut terus berbenah diri untuk menyajikan tidak hanya jenis kendaraan dari segala zaman tetapi juga pendidikan yang ada dibalik kendaraan kendaraan tersebut.
Melalui paket wisata Edukasi yang mereka namai Cakra Manggaling,museum yang berada di Jl. Sultan Agung Kota Batu ini mencoba untuk lebih mengedukasi pengunjung. Seperti yang terlihat pada sabtu,14/5/2016 kemarin,pengunjung disajikan demonstrasi cara kerja bagaimana sebuah sepeda mesin uap bisa berjalan.
“Roper membuat sepeda Uap pertamanya pada tahun 1867,yang diberi nama Roper 1,”terang Nunuk Liantin,Publik Relation Museum Angkut.
Nunuk mengatakan, sepeda uap ini merupakan awal mula sepeda sebelum menggunakan mesin modern seperti saat ini. Dengan menggunakan sebuah tungku pembakaran air yang kemudian uapnya disalurkan ke dalam 2 buah silinder uap yang terletak di masing masing sisi sepeda,silinder silinder tersebut menggerakkan roda belakang sepeda uap.
“Selama ini kan Museum angkut hanya dikenal sebagai tempat berfoto foto,nah saat ini kami mencoba memberikan tidak hanya itu,kami lebih menekankan bagaimana memberi edukasi kepada pengunjung. Salah satunya ya ini (mendemonstrasikan sepeda uap). Tidak hanya itu,kami juga lebih getol memberikan pemaparan kepada pengunjung tentang sejarah transportasi.” Urainya.
Nunuk mengemukakan,museum angkut merupakan gudang ilmu pengetahuan khususnya tentang dunia transportasi yang mana menurutnya hal ini harus dimaksimalkan supaya memberi pengetahuan lebih kepada pengunjung.
“Seperti sepeda uap ini,sebelumnya kita tidak pernah memdemontrasikan bagaimana sepeda ini bisa berjalan. Nantinya setiap akhir pekan akan banyak demontrasi demontrasi yang lain,” katanya.
Lebih lanjut,dia memaparkan,dalam wisata paket edukasi ini selain pengunjung umum,rombongan pengunjung yang masih duduk di bangku sekolah akan dibagi sesuai tingkat jenjang pendidikan masing masing. Untuk anak TK,menurutnya,disampaikan materi tentang rambu rambu lalulintas,apakah tugas dan fungsi polisi lalu lintas. sedangkan untuk siswa SD,dari Materi siswa Tk tersebut, disertakan bagaimana menanggulangi kebakaran secara dini.
“Nah. Bagi siswa SMP,kami akan lebih mengenalkan mesin mesin kendaraan. kalau untuk siswa SMA atau SMK akan dikenalkan secara lebih spesifik bagian bagian mesin kendaraan. Seperti penjelasan tentang knalpot Sepeda Motor BSA yang terdapat beberapa penyaringan gas buang didalamnya sehingga saat keluar dari knalpot gas tersebut sudah ramah lingkungan,” pungkas nunuk. ( leh )

You May Also Like

Leave a Reply