Teater IDEoT Beri Kado di HUT ke 33

MALANGUPDATE-Ulang tahun lazimnya diidentikkan dengan perayaan dan banjir hadiah atau kado. namun lain halnya dengan Teater IDEoT. Menginjak usia ke-33 tahun, justru digunakan sebagai sarana memberi kado.

“Keberadaan Teater IDEoT sebagai sebuah kelompok tak hanya sekedar bertahan untuk waktu yang relatif lama, namun juga harus memberi dampak bagi lingkungan dankehidupan,” ujar Moehammad Sinwan, pimpinan Teater IDEoT saat memberi keterangan kepada awak media di ngalup.co , Kamis(2/11/2017).

Sinwan menambahkan, kemampuan bertahan di sini dimaknai secara universal, yang ingin menyempurnakan keberadaannya menghadapi berbagai persoalan hidup. Atas dasar itulah ia mengambil momentum “Bertahan dengan Hati Nurani” dengan menggelar serangkaian perhelatan bertajuk “Kado 33 th Teater Ideot”.
Sinwan yang biasa disapa Lekboss di lingkungan teater ini mengatakan, ada tiga kegiatan yang akan digelar dalam hajatan padatanggal 4 hingga 8 November 2017 di hall Malang Strudel, Jalan Semeru Kota Malang ini.

Paparan-M Sinwan, didampingi Sadhana Devi (tengah) dan Rossa S Romlah saat jumpa pers.
Paparan-M Sinwan, didampingi Sadhana Devi (tengah) dan Rossa S Romlah saat jumpa pers.

Ada launching buku 32 th Teater IDEoT, launching Badan Hukum IDEoT Indonesia dan Workshop Teater IDEoT Berbagi.
Lekboss menegaskan, acara tersebut bukan dirancang untuk membahas tentang sejarah Teater IDEoT sendiri. “Kami ingin mencoba menciptakan langkah dan strategi seni budaya positif dan progresif di Kota Malang khususnya, kewat sudut pandang dunia kami, yakni dunia teater,” ungkapnya.
Menurut dia, saat ini orang banyak yang terjebak pada naluri-naluri narsistis, mengesampingkan proses, lebih berorientasi pada hasil yang instan.

Ada berbagai hal yang akan dikupas dalam perhelatan yang mengadopsi model talkshow di sebuah stasiun televisi swasta. Mulai fasilitas kesenian berstandar internasional, sampai hilangnya fungsi Dewan Kesenian Malang, sebagai kantung besar kebudayaan dalam berkesenian.

Rajut Kebersamaan-Teater IDeoT ingin merajut kebersamaan dalam membangun nuansa seni yang kondusif di Malang,
Rajut Kebersamaan-Teater IDeoT ingin merajut kebersamaan dalam membangun nuansa seni yang kondusif di Malang,

Sejumlah undangan yang berkompeten di bidangnya dijadwalkan hadir, seperti tokoh legendaris teater nasional Tony Broer, Walikota Malang Moch Anton, mantan Walikota Peni Supartp, calon walikota Deddy Wahyudi serta sejumlah tokoh dan para alumnus Teater IDEoT yang diharapkan mampu memberi masukan membangun suasana perteateran dan berkesenian yang kondusif dan nyata, serta dapat terjalin upaya kerjasama dari berbagai pihak.
Jumpa pers ini juga dihadiri Ketua Parfi Kota Malang Rossa S Romlah dan Sadhana Devi dari Rumah Seni Budaya Singhasari.(putra).

You May Also Like

Leave a Reply