Kampus IBU Menuju Pembelajaran Digital

MALANGUPDATE-Papan tulis, kapur, maupun kertas fotokopi tampaknya akan menjadi peralatan usang di kampus IKIP Budi Utomo Malang mulai semester depan.
Hala ini diungkapkan Rektor IKIP Budi Utomo (IBU) Nurcholis Sunuyeko, usai penyerahan secara simbolis gawai jenis tablet kepada beberapa dosen, sekaligus buka bersama di Kampus C IBU Jalan Citandui, Kota Malang. Sabtu (17/6/2017).

“Inilah upaya mengikuti dan memanfaatkan arus teknologi yang disebut dengan pencanggihan pembelajaran,” imbuhnya. 


Paparan-Rektor IBU Nurcholis Sunuyeko saat paparan di hadapan para dosen.
Paparan-Rektor IBU Nurcholis Sunuyeko saat paparan di hadapan para dosen.

Nurcholis mengatakan, nantinya setiap dosen harus punya aplikasi berbasis alat-alat komunikasi yang canggih  seperti tablet ini. Dosen harus punya metodologi yang tepat dengan teknologi tersebut.

Tablet Canggih-Tab sebagai sarana Pencanggihan Pembelajaran.
Tablet Canggih-Tab sebagai sarana Pencanggihan Pembelajaran.

“Metode paperless ini diharapkan mampu mengakselerasi proses belajar, ” ujarnya.
Nurcholis yakin IBU mampu melakukan pencanggihan pembelajaran, yang diharapkan ke depan akan tetap berlanjut ini.

Alasannya setiap dosen sudah diberi dana penelitiannya. Selain itu infrastruktur sudah dipersiapkan, hingga bandwidthnya pun sudah ditambah.

Dikatakan Nurcholis, pada tahap awal, sementara ini baru 100 tablet yang diserahkan. Ia berharap 235 dosen dan 7.000 mahasiswa IBU sudah mendapat tablet ini sebagai sarana pencanggihan pembelajaran pada semester depan.

Siap-Kamous IBU siap menuju era digital.
Siap-Kampus IBU siap menuju era digital.

“Mudah-mudahan program ini barokah dan bermanfaat bagi dunia ilmu dan pendidikan, mengingat IBU satu-satunya lembaga yang berbasis pendidikan, ” tandasnya. (putra)

Foto-foto : malangupdate/putra

You May Also Like

Leave a Reply