Sutiaji Bangun Komunikasi Dengan Masyarakat Melalui Safari Subuh

MALANGUPDATE-Selama bulan Ramadan ini, Sutiaji aktif melakukan shalat subuh bergantian dari masjid ke masjid, bermusyawarah dengan jamaah dari beragam latar belakang, terutama menyampaikan pesan hikmah Ramadan untuk memperbiki akhlak dan budi mengadapi kehidupan yang makin dinamis ini.

img-20180522-wa0013

“Yang selalu dipikirkan Rasulullah Muhammad saw adalah umatnya. Diujung nazak Beliau pun yang terucap adalah kata ummati, ummati, ummati. Mestinya pemimpin itu demikian, memikirkan bagaimana keadaan umatnya”, ujarnya Sutiaji dalam tausyiah di Masjid Al-Manar Jl.Teluk Weda, Arjosari, Selasa, (22/5/2018).

Menurut H.Sutiaji, manusia itu sifat dasarnya gila pujian, ketika sudah gila pujian biasanya merasa dirinya lebih sehingga cenderung mudah menghasud dan menonjolkan keegoan.

img-20180522-wa0012

“Manusia hanya dititipi harta, jabatan, dan kepintaran sementara. Semua titipan duniawi pada hakikatnya adalah milik Allah swt, sehingga tidak pantas manusia itu riya, tamak dan sombong”, tutur Sutiaji.

Mukmin diperintahkan berpuasa di bulan Ramadan ini dimaksudkan agar mukmin dapat melatih diri sebulan penuh mengendalikan bisikan setan yang bergemuruh di dadanya sehingga pada akhir Ramadan terwujudlah akhlak budi yang baik untuk dipakai selama setahun.

Kota Malang sedang dalam proses memilih pemimpin yang baru melalui pilkada 2018. Ini menjadi tanggungjawab seluruh warga kota Malang yang memenuhi syarat memilih untuk aktif menggunakan hak pilihnya.

img-20180522-wa0015

H.Sutiaji mengingatkan agar warga memilih pemimpin dengan niat ibadah. Dengan demikian, proses pemilihan yang dijadwalkan 27 Juni 2018 berjalan jujur, bebas, ikhlas tanpa tekanan dan iming-iming apapun, sehingga pada ujungnya diperoleh pemimpin yang amanah, kompeten, memiliki rekam jejak bagus, beretika, serta memiliki integritas.

You May Also Like

Leave a Reply