Festival Panji Internasional Undang Delegasi Thailand dan Kamboja

MALANGUPDATE-Festival Panji kembali digelar tahun ini, setelah sukses dihelat tahun 2017 lalu di Kediri, Jawa Timur. Cakupannya diperluas dengan melibatkan peserta mancanegara dan berlangsung di 8 (delapan) kota di Jawa dan Bali dengan nama Festival Panji Internasional, mulai tanggal 27 Juni hingga 13 Juli 2018.

Direktur Program Festival Panji Internasional Wardiman Djojonegoro mengatakan, peserta mancanegara yang menyajikan pagelaran kesenian berbasis cerita Panji adalah dari Thailand dan Kamboja.
“Hal ini sebagai bukti bahwa Panji satu-satunya sastra dan budaya Indonesia yang menyebar bukan hanya di Nusantara namun hingga Asia Tenggara,” terangnya saat ditemui di Surabaya, Sabtu (23/6/21018).

Direktur Program Festival Panji Internasional Wardiman Djojonegoro ingin kisah Panji kembali dikenal dan diminati masyarakat, khususnya generasi muda.
Direktur Program Festival Panji Internasional Wardiman Djojonegoro ingin kisah Panji kembali dikenal dan diminati masyarakat, khususnya generasi muda.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menambahkan, Panji tidak saja mencakup bidang sastra, tetapi juga berkembang menjadi inspirasi dari berbagai bentuk seni pertunjukan baik itu musik, tari, teater, maupun komik, seni media, film, hingga topeng.
“Bahkan ada sedikitnya 40 ragam kisah Panji, dengah nama tokoh yang berbeda-beda di tiap daerah,” ujar dia.
Namun ada kendala dihadapi, yakni kisahnya mulai dilupakan masyarakat, khususnya kalangan muda, padahal naskah cerita Panji telah mendapatkan pengakuan UNESCO sebagai warisan Dunia (Memory of the World/MoW) pada tanggal 31 Oktober 2017.
“Sehingga perlu upaya untuk menumbuhkan kembali minat masyarakat terhadap budaya Panji lewat festival ini, agar dihargai harkatnya sebagai budaya warisan Kerajaan Majapahit yang telah berkembang selama 7 abad lalu,” tegasnya.
Acara bertema Menggugah Warisan – Bersama Sastra dan Budaya Panji ini merupakan kerjasama Direktorat Kesenian, Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan dengan Pemerintah Provinsi Bali, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Festival yang terbuka untuk umum dan gratis ini akan digelar di 8 (delapan) kota, diawali dari Denpasar Bali, Pandaan, Malang, Blitar, Tulungagung, Kediri di Jawa Timur serta Yogyakarta dan Jakarta.

-Delegasi Thailand dengan tarian klasik berbasis Panji berjudul Lakhon Nai  ini, akan menjadi salah satu agenda Festival Panji Internasional 2018.
-Delegasi Thailand dengan tarian klasik berbasis Panji berjudul Lakhon Nai ini, akan menjadi salah satu agenda Festival Panji Internasional 2018.

Selain pentas kesenian, dalam Festival Panji Internasional 2018 ini digelar pula sejumlah workshop, seminar, maupun pameran naskah kuno, lukisan, topeng dan berbagai benda seni bertema Panji.
Humas Kepanitiaan Henri Nurcahyo mengatakan, khusus untuk rangkaian acara di lima kota di Jawa Timur itu sendiri diberi nama Festival Panji Nusantara. “ Acara ini bagian dari Festival Panji Internasional, dan selanjutnya direncanakan digelar setiap tahun secara berkala di kota-kota Jatim secara bergantian,” tandasnya. (putra)

Foto-foto: malangupdate/putra

You May Also Like

Leave a Reply