Beberapa Macam Tradisi Kota Malang yang Masih Dilestarikan
javadipatravel.com

Beberapa Macam Tradisi Kota Malang yang Masih Dilestarikan

Posted on

Tradisi adalah salah satu kegiatan yang selalu ada dalam sebuah adat istiadat suatu daerah. Begitu juga dengan Kota Malang yang memiliki tradisinya masing-masing. Tradisi Kota Malang sudah ada sejak zaman nenek moyang terdahulu. Selain memiliki banyak tempat wisata menarik, tradisi ini juga kerap sekali menjadi tontonan banyak orang.

Agar dapat terus menjaga tradisi leluhur Indonesia, kerap sekali melaksanakan yang namanya tradisi. Ada banyak hal yang melatarbelakangi selain melestarikan kesakralan wilayah. Begitu juga Malang yang memiliki banyak tradisi yang dilestarikan hingga saat ini. Tradisi daerah Jawa Timur ini cukup beragam dan masih dilakukan hingga saat ini.

Beberapa Macam Tradisi Kota Malang yang Masih Dilestarikan
javadipatravel.com

Beberapa Macam Tradisi Kota Malang

Malang, Jawa Timur memiliki beberapa adat yang tidak bisa ditemui di daerah manapun. Sebab, yang namanya tradisi itu sendiri selalu berada dari satu daerah dan daerah lainnya. Terkadang tradisi yang dilakukan justru mampu menarik para wisatawan untuk berkunjung dan menghadirinya.

Berikut ini ada beberapa macam tradisi yang ada di daerah Malang, yaitu:

Tradisi Petekan

Tradisi yang ada di Kota Malang yang pertama yaitu petekan. Tradisi ini sering digelar oleh masyarakat suku Tengger di Desa Ngadas. Tradisi ini dilakukan untuk melihat kehamilan di luar nikah di kalangan remaja sekitar. Acara yang dilakukan oleh dukun adat dan dibantu dengan seorang dukun bayi. Acara dilakukan di rumah tetua adat dan seorang dukun bayi tersebut menekan perut bagian bawah. Hal ini bertujuan untuk mendeteksi kehamilan.

Ritual Satu Suro di Gunung Kawi

Kirab budaya menjadi salah satu tradisi yang biasa diadakan pada suatu daerah. Ritual satu suro yang biasa dilakukan di Kota Malang ini menampilkan akulturasi budaya. Ada perpaduan penampilan dari kesenian lokal, hadroh, dan Tionghoa. Ritual di Gunung Kawi ini menggambarkan ucap syukur yang puncaknya dilakukan pembakaran ogoh-ogoh.

Grebeg Tirto Aji

Acara adat yang biasa dilakukan masyarakat suku Tengger yaitu grebeg tirto aji. Acara ini diselenggarakan untuk menyambut hari besar Yadya Kasada yang dilaksanakan pada hari ke-14 bulan Kasada. Tradisi Kota Malang yang satu ini melakukan pengambilan air suci di pemandian Wendi, Pakis.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *