Mengulik Sejarah Candi Singosari, Peninggalan Sejarah Menarik di Malang
flickr.com

Mengulik Sejarah Candi Singosari, Peninggalan Sejarah Menarik di Malang

Posted on

Malang ternyata juga menyimpan destinasi wisata sejarah yang penuh akan nilai-nilai budaya. Entah itu berupa museum peninggalan sejarah atau berupa bangunan-bangunan candi. Salah satu yang cukup terkenal adalah Candi Singosari. Dilihat dari namanya memang candi ini merupakan peninggalan dari Kerajaan Singasari.

Mengulik Sejarah Candi Singosari, Peninggalan Sejarah Menarik di Malang
flickr.com

Sejarah Candi Singosari di Malang

Dulu, tujuan pembangunan ini sebagai bentuk penghormatan kepada raja Kertanegara yang merupakan raja terakhir dari Kerajaan Singasari. Hal ini tertulis di dalam Kitab Negarakertagama. Kemungkinan besar candi ini merupakan tempat pemujaan Dewa Siwa karena sistem mandala yang berkonsep candi Hindu. Ada sekitar dua candi yang digunakan sebagai bentuk penghormatan kepada Raja Kertanegara, salah satunya candi ini.

Candi ini termasuk ke dalam candi Hindu Budha. Pertama kali candi ini ditemukan pada sekitar abad ke 18, yaitu antara tahun 1800 hingga 1850. Namun para ahli purba memperkirakan bahwa candi ini telah dibangun sekitar tahun 1300 M.

Pada tahun 1980-an, Belanda menemukan candi ini untuk pertama kalinya. Mereka menyebutnya dengan nama Candi Menara karena bentuknya yang seperti menara. Menurut masyarakat sekitar, dulunya candi ini dinamakan Candi Cungkup. Sebab saat pertama kalinya ditemukan, kondisi candi ini rusak berat terutama pada bagian atap.

Pihak Dinas Kepurbakalan Belanda melakukan penelitian lebih dalam mengenai candi ini. Dan pada akhirnya pada tahun 1934, diadakan restorasi serta pemugaran kembali hingga tahun 1937. Menurut beberapa ahli sejarah, sebenarnya pembangunan candi ini tidak pernah selesai.

Arsitektur dan Lokasi Candi

Komplek candi menempati areal 200m x 400m serta terdiri dari berbagai candi. Letak candi ini berdekatan dengan kedua a4ca Dwarapala. Bahan utama untuk membangun candi ini adalah berupa batu andesit dan menghadap ke barat. Tinggi candi mencapai 15m dan berdiri pada alas bujur sangkar dengan ukuran 14mx14m. Pada ruang utama terdapat lingga, yoni, arca Siwa Guru, dan dulu juga terdapat arca Ganesha.

Untuk mengunjunginya, bisa datang ke di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Masalah tiket masuk, sebenarnya tidak dipungut biaya alias gratis. Tapi anda bisa membayar secara sukarela sebesar Rp5.000 untuk penjaga candi.

Itulah beberapa informasi mengenai Candi Singosari yang berada di Malang. Untuk anda yang suka tentang hal-hal yang berbau sejarah, sangat tepat jika mengunjungi tempat wisata ini. Tempat wisata ini selain bisa mendapat nilai-nilai budaya, juga bisa dijadikan tempat foto yang menarik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *